Tuberkulosis Bisa Sembuh, Jangan Biarkan Stigma Menghalangi

FKM News – Stigma terhadap penderita tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan dalam penanganan penyakit tersebut di masyarakat. Kondisi ini membuat sebagian pasien memilih menyembunyikan penyakitnya sehingga proses pendampingan dan pengobatan menjadi lebih sulit.

Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dr. Ryzqa, mengatakan anggapan bahwa TB merupakan penyakit yang harus disembunyikan perlu dihilangkan. Menurutnya, pasien TB dapat sembuh apabila menjalani pengobatan secara rutin dan tuntas.

“Stigma bahwa TB adalah penyakit yang harus disembunyikan perlu kita hilangkan. Pasien TB bisa sembuh, asalkan rutin menjalani pengobatan sampai tuntas dan tidak menghentikan obat sebelum waktunya,” ujar Ryzqa dalam program Indonesia Sehat di RRI Palu, Jumat 25 September 2026.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako, Prof. Rosmala, mengatakan penanganan TB membutuhkan kolaborasi perguruan tinggi, mahasiswa, fasilitas kesehatan dan masyarakat. Mahasiswa yang terlibat dalam program Berani Magaya dibekali kemampuan memberikan edukasi, semangat dan empati agar pasien tidak merasa dikucilkan selama menjalani pengobatan.

Rosmala mengungkapkan, terdapat pasien yang berobat di rumah sakit di Kota Palu tetapi berasal dari luar daerah sehingga pendampingan langsung menjadi tantangan.

“Kondisi ini jadi tantangan kita karena pasien hanya datang mengambil obat kemudian kembali ke daerah asal sehingga sulit mendapatkan pendampingan langsung,” ujar Rosmala.

Pendampingan melalui komunikasi jarak jauh juga dipertimbangkan untuk membantu pasien tetap memperoleh dukungan selama menjalani terapi.

Sumber : RRI.CO.ID

Similar Posts