FKM UNTAD Siap Sambut SK Pendirian Prodi S3 Kesehatan Masyarakat, Siap Cetak Doktor Kesehatan Pertama di Sulteng

FKM News – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako (Untad) Palu bersiap mengukir sejarah baru di dunia pendidikan tinggi Sulawesi Tengah. Dekan FKM Untad, Prof. Dr. Rosmala Nur, S.KM., M.Si., menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk menyambut terbitnya Surat Keputusan (SK) resmi pendirian Program Studi Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat.
Kehadiran Program Doktor S3 Kesmas di Untad ini diproyeksikan bakal mencetak doktor-doktor ahli di bidang kesehatan masyarakat yang siap mengakselerasi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, baik di tingkat regional Sulawesi Tengah maupun secara nasional di Indonesia.
Pihak fakultas memastikan seluruh infrastruktur pendukung telah matang, di bawah naungan Pascasarjana, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) laboratorium, kurikulum pembelajaran, hingga pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pengajar berkualitas.
Secara kualifikasi pengajar, FKM Untad telah menyiapkan tiga Guru Besar (Profesor) serta dua Dosen Bergelar Doktor (Non-Guru Besar) yang kapabel untuk mengampu perkuliahan di jenjang doktoral tersebut.
“Kami telah menyiapkan seluruh sarana prasarana, kurikulum, hingga SDM pengajar terbaik. Program S3 Kesmas ini dihadirkan untuk melahirkan doktor-doktor kesehatan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Sulawesi Tengah dan Indonesia,” tegas Dekan FKM Untad, Prof. Dr. Rosmala Nur.
Lolos Evaluasi Cepat dan Tinggal Menunggu SK Resmi
Pengusulan Prodi S3 Kesehatan Masyarakat ini resmi diajukan pada 19 Oktober 2026 lalu dan saat ini tengah menjalani tahapan pemrosesan akhir di lembaga akreditasi nasional sebelum penyerahan SK pendirian.
Menariknya, dari total empat program studi baru yang diajukan oleh Universitas Tadulako, Prodi S3 Kesmas menjadi satu-satunya prodi yang bergerak paling cepat dan telah berhasil melewati seluruh tahapan evaluasi sementara. Sementara itu, tiga prodi usulan lainnya masih harus melewati tahapan evaluasi dokumen dan asesmen lapangan (field assessment).
Cepatnya proses verifikasi ini disinyalir berkat penyusunan berkas proposal pendirian yang amat lengkap, komprehensif, serta didukung penuh oleh kesiapan sarana fisik dan kapasitas SDM pengajar FKM Untad yang sudah sangat memadai.
Hadirnya Program Studi S3 Kesmas Untad ini kelak menjadi angin segar bagi para akademisi, praktisi kesehatan, pejabat dinas kesehatan, hingga peneliti di Sulawesi Tengah untuk melanjutkan jenjang pendidikan doktoral tanpa harus keluar daerah.

Sumber : KabarSelebes.id

Similar Posts